Husnuzhan Tingkat Tinggi
"Lihatlah bagaimana Mereka tidak datang saat aku tidak mampu kerena mereka tak ingin membebani diriku."Thalhah bin Abdurrahman bin auf adalah sosok paling dermawan di kalangan Quraisy pada zamanya. Ketika dalam kondisi sulit, istrinya pernah berkata kepadanya, " Aku tidak melihat kaum yang keterlaluan melebihi kawan-kawanmu!"
Thalhah terhenyak dan berkata, "Kenapa? Mengapa kamu berkata seperti itu? Apa alasanmu?"
Istrinya menjawab, "Mereka dekat denganmu saat kamu berkecukupan, tapi mereka meninggalkanmu saat kamu dalam kesusahan."
Dengan bijak Thalhah menjawab. "Itu justru menunjukkan kebaikan mereka. Mereka daa saat aku kuat dan bisa membantu mereka dan mereka tidak mendatangiku saat aku tidak mampu berbuat (membantu), karena mereka tak ingin membebani diriku."
Imam al-Maawardi menyebutkankisah ini dalam kitabnya yang masyhur, "Adabud Dunya wad Dien", lalu beliau memberikan komentar, "Lihatlah bagaimana kemuliaan Thalhah sehingga dia menakwilkan sikat kurang baik para sahabatnya kepada dirinya sebagai perlakuan baik. Dan tindakan sekilas dapat di artikan pengkhianatan namun dia anggap sebgai kesetiaan. Inilah kemuliaan dan kesetiaan sejati, dan begitulah karakter orang-orang mulia, mereka berprasangka baik atas kekhilafan yang dilakukan saudaranya."
(Adabud Dunya wad Dien, Imam Al-Mawardi)[]

0 Response to "Husnuzhan Tingkat Tinggi"
Posting Komentar